Senin, 28 Oktober 2013


Pada satu ketika ,saat Malik sedang menunggu kakaknya di rumah sakit seorang santri putri yang bernama Wulan datang bersama adik malik yaitu siti untuk menjenguk kakaknya.
Saat itu juga saat malik melihat adik dan satu temanya, ia terdiam bagai orang yang tak berdaya. Wanita yang datang bersama adiknya ternyata adalah wanita yang membuat malik tidak berdaya saat tak sengaja melihat wulan pada waktu di suruh oleh pak yai membetulkan atap pondok putri tiga bulan yang lalu.
Ia tdak menyangka hal hal ini. seorang wanita yang mampu membuat dirinyaterpesona,ia bisa bertemu lagi di rumah sakit dimana kakaknya dirawat. Iapun meras malu  karena kedat anganya. Namun ia tidak akan memungkiri hatinya yang telah terpancing oleh keindahan wulan. walau hanya dengan lirikan mata tersembunyi ia saling memandang.

Ketika wulan dan adik malik  pulang ke pondok. Malik tidak bisa melepas bayangan tentang keidahan wulan. Karena pertemuan ini membut malik berbicara dalam hati tentang apa rencana tuhan di balik semua ini dan ia merasa bahwa dirinya sudah pantas bercinta yang selama ini malik selalu membuAng rasa yang datang pada hatinya. Namun ini begitu beda ia rasakan.
Pada saat ia berkesempatan untuk pulang ke rumahnya ia sengaja membawa Hp untuk bisa berkomunikasi dengan Wulan walau dalam hatinya mersakan konflik batin meningkari peraturan dari pak yai. Karena sebenarnya di pondok di larang membawa Hp kecuali anak yang kuliah seperti Wulan.
Malik dan wulan bisa berkomunikasi. Dan keduanya menyatakan persaan mereka, mereka saling mencintai. Bahkan mereka menyatakan keseriusan perasaan mereka karena mereka merasa bahwa mereka sudah dewasa walau dalam hati Malik merasa mider dengan keadaanya yang berasal dari keluarga yang kurang mapu sedangkan wulan berasal dari keluarga yang tergolong mampu. namun baru saja ia bisa berkomunikasi berjalan dua minggu hubungan mereka di ketahui oleh pihak pengurus pondok sehingga ia mendapat teguran habis habisan langsung dari pak yai dan malik mendapat hukuman.
Karena kejadian itu malik malik menyatakan bahwa cinta mereka memilih harus berhenti.walau dalam hati malik terasa berat sekali.ditambah respon ibu malik yang tidak terlalu mendukung karena rasa ketidakmampuan keluarganya. Peraturan pesantren dan terbentur perbedaan kasta mereka membuat hati  malik hancur lebur.namun bagai manapun malik masih sangat berharap dan berjuang keras untuk bisa bersama dengan Wulan tanpa sepengetahuan wulan yang sempat kecewa dengan keputusan Malik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar